Skip to main content

Siap

Seorang yang DEKAT dengan Tuhan bukan berarti tidak ada AIR MATA

Seorang yang TAAT pada Tuhan bukan berarti tidak ada KEKURANGAN

Seorang yang TEKUN berdoa bukan berarti tidak ada masa-masa SULIT
tapi, orang tersebut akan selalu mengalami PENYERTAAN-Nya

Seandainya BERGUMUL, pasti ada HARAPAN

Seandainya di padang gurun, pasti DIPELIHARA

Seandainya masih dalam PROSES, suatu saat pasti DIPROMOSIKAN
biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita karena Tuhan TAHU waktu yang TEPAT untuk memberikan yang TERBAIK

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar KETULUSAN

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN

Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar MEMAAFKAN

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar KESUNGGUHAN

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar KETANGGUHAN

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kautanggung, maka saat itu kamu sedang belajar KEMURAHHATIAN

Karena kamu sedang menimba ilmu di universitas KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di tempatmu yang sekarang bukan karena kebetulan

Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan

Mereka dibentuk melalui KESUKARAN, AIRMATA, dan TANTANGAN

Ketika engkau mengalami sesuatu yang sangat berat dan merasa sendiri di dalam hidup ini, angkatlah tangan dan kepalamu ke atas...

Tataplah masa depan...

Ketahuilah, TUHAN sedang mempersiapkanmu.


—Elvrina Sri Reva Sihaloho


Popular posts from this blog

Stories for Cherish

Berikut ini beberapa cerita yang saya tulis untuk Cherish dulu ketika saya masih bekerja di YPBB, Indovision. Ilustrasi-ilustrasi saya gunakan dari sejumlah referensi.


---
Kereta Api yang Bisa Berjalan Kaki

Pada suatu hari, saat sedang musim liburan, orang-orang pergi berlibur ke suatu tempat wisata. Sayangnya, tempat wisata itu jauh sekali dari daerah atau rumah mereka. Jadi, mereka tidak bisa hanya berjalan kaki menuju ke sana, tetapi dengan alat transportasi. Nah, karena pada zaman dulu belum ada pesawat terbang atau kapal laut dan mobil, orang-orang pergi berlibur ke tempat wisata yang jauh naik kereta api.
Orang-orang mulai berdesak-desakan naik kereta api. Kereta api pun mulai berangkat dan melaju di atas rel besi. Dulu, kereta api masih memakai bahan bakar berupa batu bara dan mesin lokomotifnya berbunyi tut… tut… tut… tut… sambil mengepulkan asap yang banyak sekali.
Nah, karena di dalam kereta api tidak ada kipas angin, apalagi AC (air conditioner), orang-orang merasa kepanasan! Ha…

Tulisan lama tentang "Man's Search for Meaning"

Thoughts on Viktor E. Frankl's “Man's Search For Meaning”
Tulisan ini saya maksudkan untuk menuangkan pemikiran-pemikiran. Pemikiran-pemikiran tersebut adalah hasil pembacaan buku karya Viktor E. Frankl berjudul Man's Search For Meaning. Buku itu menggugah saya untuk mengejewantahkan pemikiran di balik teori dan fakta dalam buku tersebut. Semoga pemikiran-pemikiran dan tulisan ini juga bisa menggugah dan menambah pengetahuan Anda.
Saya menyadari keterbatasan saya. Saya tidak mengalami yang Viktor E. Frankl alami. Pemikiran saya terbatas. Viktor E. Frankl pun berkata: “Mungkinkah seorang bekas tahanan mampu membuat pengamatan pribadi yang objektif? Keobjektifan seperti itu hanya bisa diberikan oleh orang yang tidak langsung mengalaminya; tetapi orang seperti itu terlalu jauh dari tempat kejadian untuk membuat sebuah pernyataan yang punya nilai nyata. Hanya orang dalam yang tahu keadaan sebenarnya. Barangkali pengamatannya tidak objektif; penilaiannya mungkin terlalu berlebiha…

Tulisan campuran

(Beberapa campuran tulisan lama saya. Jangan throw up, ya, membacanya, apalagi juga kalau ada kesalahan grammar, juga kebanyakan kutipan karena masih tulisan lama.)

***