Skip to main content

I think that is a definition of friend

Mungkin diriku hanya bisa berlaku seperti ini
Menjadi tumpuan dari sejuta bahasamu
Ketika engkau memegangku
Kutahu sepenggal kata kauucapkan
Dan ketika engkau merangkulku
Kutahu, selesai ceritamu

Tak apa bila pundakku menjadi lidahmu
Bila memang aku tetap dapat mendengar kisah-kisahmu
Sambil melihat matahari berpulang hari
Dan sekali lagi kudengar senandungmu yang sunyi

Tidaklah salah bila dirimu seperti ini
Sudah cukup tegar kaudengar semua caci
Dan ketika mereka tak mengerti keadaanmu
Aku masih di sini menunggumu

Kawan,
Biarlah aku jadi telinga dari bibir sunyimu
dan segala napas asamu kutampung selalu
Tak usah kau takut kehilangan hari
Seratus, seribu, bahkan sejuta jam kuberikan padamu

Kawan,
Aku masih di sini…
Walau dirimu bagai ombak tak berdebur
Namun aku tetap mengerti bahasa lidahmu
Ketika sekali lagi kau menumpu pada pundakku

Senandunglah kisah hari ini, kawan
Mungkin sama seperti lalu
Tapi biarpun begitu, aku tak pernah bosan



oleh Juliana Putra


Popular posts from this blog

Stories for Cherish

Berikut ini beberapa cerita yang saya tulis untuk Cherish dulu ketika saya masih bekerja di YPBB, Indovision. Ilustrasi-ilustrasi saya gunakan dari sejumlah referensi.


---
Kereta Api yang Bisa Berjalan Kaki

Pada suatu hari, saat sedang musim liburan, orang-orang pergi berlibur ke suatu tempat wisata. Sayangnya, tempat wisata itu jauh sekali dari daerah atau rumah mereka. Jadi, mereka tidak bisa hanya berjalan kaki menuju ke sana, tetapi dengan alat transportasi. Nah, karena pada zaman dulu belum ada pesawat terbang atau kapal laut dan mobil, orang-orang pergi berlibur ke tempat wisata yang jauh naik kereta api.
Orang-orang mulai berdesak-desakan naik kereta api. Kereta api pun mulai berangkat dan melaju di atas rel besi. Dulu, kereta api masih memakai bahan bakar berupa batu bara dan mesin lokomotifnya berbunyi tut… tut… tut… tut… sambil mengepulkan asap yang banyak sekali.
Nah, karena di dalam kereta api tidak ada kipas angin, apalagi AC (air conditioner), orang-orang merasa kepanasan! Ha…

Tulisan lama tentang "Man's Search for Meaning"

Thoughts on Viktor E. Frankl's “Man's Search For Meaning”
Tulisan ini saya maksudkan untuk menuangkan pemikiran-pemikiran. Pemikiran-pemikiran tersebut adalah hasil pembacaan buku karya Viktor E. Frankl berjudul Man's Search For Meaning. Buku itu menggugah saya untuk mengejewantahkan pemikiran di balik teori dan fakta dalam buku tersebut. Semoga pemikiran-pemikiran dan tulisan ini juga bisa menggugah dan menambah pengetahuan Anda.
Saya menyadari keterbatasan saya. Saya tidak mengalami yang Viktor E. Frankl alami. Pemikiran saya terbatas. Viktor E. Frankl pun berkata: “Mungkinkah seorang bekas tahanan mampu membuat pengamatan pribadi yang objektif? Keobjektifan seperti itu hanya bisa diberikan oleh orang yang tidak langsung mengalaminya; tetapi orang seperti itu terlalu jauh dari tempat kejadian untuk membuat sebuah pernyataan yang punya nilai nyata. Hanya orang dalam yang tahu keadaan sebenarnya. Barangkali pengamatannya tidak objektif; penilaiannya mungkin terlalu berlebiha…

Tulisan campuran

(Beberapa campuran tulisan lama saya. Jangan throw up, ya, membacanya, apalagi juga kalau ada kesalahan grammar, juga kebanyakan kutipan karena masih tulisan lama.)

***