Skip to main content

That Perfect Smile

That perfect smile
I long for it

That perfect smile
where did it go?

Oh, That perfect smile
I don't know
will it come back?

And really, when...?

And then
I'm wondering:
Is not smiling, means a suffering?

Smiling is like a kind of way for the day
says hi to the coming morning
embraces the sky
and a new sunshine for one who is hoping,
a sincerity sonata of readiness to face all things
a signet of peace
a peace in any day, any kind of circumstances
a peaceful heart
just like a smiling friend of mine says,
"Only within a deep sense of peaceful heart and mind,
a miracle does come, that shall not come through a dreadful heart." 

A man who knows no laughter is living in a wasted land,
moreover a man who knows no peace is a waste himself

Eyes still can lie
but a smile can not

A smile may not be That perfect,
but a smile may make everything seems so perfect 

I realize many countries or proverbs
have so many things to say about a smile, smiling
that include and related with other people
but actually it needs only one person to just smile
and you know who? You

And then I realize
that I long for That perfect smile, too
again
That perfect smile
That perfect smile
of mine
and true

 
"Every problem has a gift for you in its hands."
—Richard Bach 



An edited image from here.












- A reference on suffering--err--smiling, I hope: 
  Suffering Is Not Enough
- A reference about peace:
  [from an e-mail, You Can Have Incomparable Peace]


Popular posts from this blog

Tulisan lama tentang "Man's Search for Meaning"

Thoughts on Viktor E. Frankl's “Man's Search For Meaning”
Tulisan ini saya maksudkan untuk menuangkan pemikiran-pemikiran. Pemikiran-pemikiran tersebut adalah hasil pembacaan buku karya Viktor E. Frankl berjudul Man's Search For Meaning. Buku itu menggugah saya untuk mengejewantahkan pemikiran di balik teori dan fakta dalam buku tersebut. Semoga pemikiran-pemikiran dan tulisan ini juga bisa menggugah dan menambah pengetahuan Anda.
Saya menyadari keterbatasan saya. Saya tidak mengalami yang Viktor E. Frankl alami. Pemikiran saya terbatas. Viktor E. Frankl pun berkata: “Mungkinkah seorang bekas tahanan mampu membuat pengamatan pribadi yang objektif? Keobjektifan seperti itu hanya bisa diberikan oleh orang yang tidak langsung mengalaminya; tetapi orang seperti itu terlalu jauh dari tempat kejadian untuk membuat sebuah pernyataan yang punya nilai nyata. Hanya orang dalam yang tahu keadaan sebenarnya. Barangkali pengamatannya tidak objektif; penilaiannya mungkin terlalu berlebiha…

Stories for Cherish

Berikut ini beberapa cerita yang saya tulis untuk Cherish dulu ketika saya masih bekerja di YPBB, Indovision. Ilustrasi-ilustrasi saya gunakan dari sejumlah referensi.


---
Kereta Api yang Bisa Berjalan Kaki

Pada suatu hari, saat sedang musim liburan, orang-orang pergi berlibur ke suatu tempat wisata. Sayangnya, tempat wisata itu jauh sekali dari daerah atau rumah mereka. Jadi, mereka tidak bisa hanya berjalan kaki menuju ke sana, tetapi dengan alat transportasi. Nah, karena pada zaman dulu belum ada pesawat terbang atau kapal laut dan mobil, orang-orang pergi berlibur ke tempat wisata yang jauh naik kereta api.
Orang-orang mulai berdesak-desakan naik kereta api. Kereta api pun mulai berangkat dan melaju di atas rel besi. Dulu, kereta api masih memakai bahan bakar berupa batu bara dan mesin lokomotifnya berbunyi tut… tut… tut… tut… sambil mengepulkan asap yang banyak sekali.
Nah, karena di dalam kereta api tidak ada kipas angin, apalagi AC (air conditioner), orang-orang merasa kepanasan! Ha…

Tulisan campuran

(Beberapa campuran tulisan lama saya. Jangan throw up, ya, membacanya, apalagi juga kalau ada kesalahan grammar, juga kebanyakan kutipan karena masih tulisan lama.)

***