Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2016

70

HUT POLRI ke-70 menunjukkan jumlah Polri ada 70.

HUT ke-70 POLRI menandakan peringatan HUT yang ke-70.


AADC 2 Juta Saja

Acer Aspire Dijual Cepat:
Netbook Acer Aspire, secondRp2 juta, boleh negoKondisi sip


































Hubungi:
Jati (+62812 808 9175)www.facebook.com/jati.wicaksono.1 "There is no passion to be found in playing small in settling for a life that is less than the one that you are capable of living." Nelson Mandela
"When I’m working on a project, I’m totally obsessed. I’m thinking about it all day long. All night long, I’m dreaming … digging dreams. Most people who are engaged in physical labor aren’t having the fun that I’m having." ―Ra Paulette

Get It On

We’ll worship You under the rain We’ll worship You in the dessert We’ll worship You under the pouring of the wine
In my standing, in my sitting In bad times or good
We’ll bless You under ther rain We’ll bless You in the dessert We’ll bless You under the pouring of the wine
In my standing, in my sitting In bad times or good
Have us in Thy mercy Have us in Thy mercy

I know just how much I rely on my own faith to guide me through the good times and the bad. Each day is a new beginning, I know that the only way to live my life is to try to do what is right, to take the long view, to give of my best in all that the day brings, and to put my trust in God.” ―Queen Elizabeth II

Sedikit lagi, terbanglah elang

Sejenak teringat tentang posting-an Elang dalam Eagle.
Ingin menulis sedikit lagi tentang elang.
Beberapa di antara kita sebenarnya harus bebas. Terbang.
Di pegunungan. Alam bebas.
Seperti elang.
Tapi, mengapa kita suka membatasi pikiran kita? Terkurung. Berpikir kerdil. Prasangka terhadap semua keadaan dan banyak orang.
Seperti di dalam kandang.
Persis sangkar mini di dalam posting-an tadi yang sebenarnya tanpa atap pun tidak akan bisa terbang, kecuali dicomot pencuri, karena elang butuh mulai ancang-ancang berlari di tanah sejauh kurang lebih 3 – 3,5 meter sebelum terbang.
Otak kita akan terbiasa dengan kebiasaan kita. Tanpa mengarahkannya sekalipun, kita akan condong melakukan yang sedang kita pikirkan. Memilih yang cere-cere, instan. Tidak menikmati kehidupan.

Padahal hidup kita mungkin ditentukan untuk bebas. Terbang. Terbang. Dan terbang.

























An encouragement for a fellow writer

Tak usah ku takut sebab Kau sertai tulisanku Tak usah ku bimbang sebab Kau di dalam tulisanku Tak usah ku cemas sebab Kau menghiburku Saat ku lemah, blank, dan ada writer's block, Kau kekuatanku


Serta-merta

Apakah punya anak tiga, empat, atau banyak anak berarti lebih jagoan menghadapi kehidupan?
Apakah merasa sudah bekerja lama empat, lima, 12 atau 20 tahun berarti lebih amat berpengalaman?
Apakah umur sudah 35, 40, atau > 55 berarti lebih senior serta patut didengar?
Apakah sangat pintar dengan S1, S2, Ph.D. tersandang gelar berarti lebih pintar daripada supir, mbok jamu, pelayan rendahan?
Apakah bergaji 36 juta, 72, 120 juta rupiah atau ribuan dolar, banyak harta, mobil Porsche berjejer berarti lebih hebat daripada orang lain?
Apakah banyak teman berarti lebih luwes?
Apakah mampu membuat orang lain tertawa dan tampak sering terbahak berarti lebih bahagia?

Mungkin jawaban semua itu iya.
Namun, tidak mesti demikian, bukan?
Mempunyai, mengalami, melakukan semua itu tak serta-merta membuat kita lebih, lebih, dan lebih daripada orang lain.

Ada yang tidak, belum punya anak maupun menikah tapi mampu menopang orang-orang yang membutuhkan bantuan.
Ada yang baru bekerja dua tahun di tempat…