Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2014

Like A Boy

I seem to have been only like a boy playing on the seashore. I have amused myself by now and then finding a smooth pebble or a pretty shell, but the great ocean of truth still lies before me unknown and unexplored.

—Isaac Newton














Rasa

Apakah engkau masih mempunyai rasa?
Apakah rasamu hanya untuk yang buruk-buruk? Apakah rasamu hanya untuk yang lain?
Apakah engkau masih mempunyai rasa untuk momen-momen yang telah lalu? untuk semangat angan-angan masa depan?
Apakah engkau masih mempunyai rasa akan rasa?

His Wisdom

HOLDING ON can be a sign of either strength or stupidity. The same is true of LETTING GO. It's why you need God's wisdom.

—Rick Warren










Isih Jam Pitu

Isih Jam Pitu adalah sebuah prinsip yang saya dengar, dan mungkin olah juga, sekilas dari Mas Jati Wicaksono. Prinsip yang saya dengar ketika kami—Mas Jati, Bu Widya, Jiyuu, dan saya—hendak menyaksikan pertunjukan teater Matinya Sang Maestrodi Taman Ismail Marzuki. TIM.
Sabtu, 12 April 2014 yang lalu.
Perjalanan mulai dari Depok pukul 5 sore. Lebih sekitar lima belas menit ketika saya tiba di rumahnya Mas Jati untuk berangkat bersama naik “Mumun”—panggilan kesayangannya untuk mobil Suzuki Karimun mungil merahnya. Cuaca agak mendung, awan-awan hitam mengumpul, mau hujan. Ditambah ada takut akan kemacetan di benak saya, mungkin Mas Jati juga. Maklum, malam Minggu, bro.
Sementara itu, pertunjukan akan mulai pukul 8 malam gong. Kurang dari tiga jam lagi waktu kami menuju ke sana, yang juga mesti menyusul Bu Widya ke apartemennya untuk ke TIM bertiga. Jiyuu sudah berangkat terlebih dulu.
Singkat cerita.
Setibanya menjemput Bu Wid, mungkin waktu tinggal sedikit tersisa agar sampai di TIM t…

Maka teruslah berkarya

Adalah sebuah kejujuran, kesederhanaan dan apa adanya yang tersurat di setiap puisi ... Wajar dan berani dalam mentransformasi cerita, emosi, hati serta imaji penulisnya.
Adalah bertumbuh ketika terus menulis sehingga menajamkan kata, mencipta suara yang unik, membesut detail kisah dengan ritme sempurna.
Maka teruslah berkarya.
Semua karya, lakukan dengan apik & bijaksana, karena itu karunia Tuhan ‘tuk kita.

―oleh Widyawati Dada