January 2, 2014

Saat Natal tuk Saat Nanti


Image courtesy of ladyfi
Hari ini saya sejenak dapat menikmati langit pagi yang berlapis awan mendung.

Dua ekor burung terbang melintasi awan mendung dengan tenangnya. Sementara, awan gelap makin menggulung.

Saya mulai berpikir, Wah bakalan hujan seharian nih. Tetapi, sepuluh menit kemudian angin menyapu langit, dan mendung pun berarak hilang.

Terkadang, dalam kehidupan kita, kita sering merasa khawatir akan masa mendatang. Tetapi, apa yang kita khawatirkan terkadang hanya muncul dari pikiran kita.

Saya pagi ini seperti sedang diingatkan kembali bahwa Allah sesungguhnya lebih tahu akan masa depan kita. Tugas kita hanyalah belajar percaya dan berserah seperti dua ekor burung tadi yang terbang melintasi langit yang mendung.

Hati ini kita pun diingatkan bahwa kelahiran Kristus adalah bagian rencana Allah bagi kehidupan anak-anak-Nya.


oleh Jati Wicaksono 


(Sepotong Singkong Rebus Kehidupan bagi Sahabat-sahabat.)
nb: Selamat Hari Natal


Brief Rule of St Romuald

Sit in your cell as in paradise. Put the whole world behind you and forget it. Watch your thoughts like a good fisherman watching for fis...