Skip to main content

Satire Catur

Seharusnya, menurut saya, atlet catur ataupun pemain catur profesional itu kaya raya sebab mengerti strategi yang baik yang mungkin bisa diaplikasikan untuk kehidupan—seperti remarks di bawah ini:

(courtesy of www.zazzle.com)





















Chess Has It All (dari berbagai sumber):
- Not underestimating opponent
- Understanding consequences
- Sacrificing for future benefit
- Planning and thinking ahead
- Strategy and tactics
- Logic and reasoning
- Pattern recognition
- Sportsmanship
- Concentration
- Perseverance
- Preparation
- Creativity
- Patience
- Memory
- Luck
- Courage
- even Love

Tapi, mungkin tidak seperti itu. Misalnya story Siang Jadi Kuli, Malam Belajar Catur. Mungkin yang paling penting adalah tahu mana yang bisa dipraktikkan karena kalau semua penekunan profesi harus atau selalu bisa diterapkan ke kehidupan, memang agak bahaya. Bayangkan atlet panahan selalu memanah di jalan, bisa kena ketiak seseorang.

Jadi, mungkin bisa saja seseorang yang paham di bidang tertentu mengaplikasikan keahliannya ke kehidupannya lalu mengunduh hasilnya, tapi belum tentu selalu seperti itu karena kehidupan kadang seperti catur penuh kejutan dan kejutan. Yang penting, tidak terbalik seperti kutipan berikut ini.
 

You play cards [chess] the way you should lead your life, and lead your life the way you should play cards [chess].
Lucky You movie


Popular posts from this blog

Tulisan lama tentang "Man's Search for Meaning"

Thoughts on Viktor E. Frankl's “Man's Search For Meaning”
Tulisan ini saya maksudkan untuk menuangkan pemikiran-pemikiran. Pemikiran-pemikiran tersebut adalah hasil pembacaan buku karya Viktor E. Frankl berjudul Man's Search For Meaning. Buku itu menggugah saya untuk mengejewantahkan pemikiran di balik teori dan fakta dalam buku tersebut. Semoga pemikiran-pemikiran dan tulisan ini juga bisa menggugah dan menambah pengetahuan Anda.
Saya menyadari keterbatasan saya. Saya tidak mengalami yang Viktor E. Frankl alami. Pemikiran saya terbatas. Viktor E. Frankl pun berkata: “Mungkinkah seorang bekas tahanan mampu membuat pengamatan pribadi yang objektif? Keobjektifan seperti itu hanya bisa diberikan oleh orang yang tidak langsung mengalaminya; tetapi orang seperti itu terlalu jauh dari tempat kejadian untuk membuat sebuah pernyataan yang punya nilai nyata. Hanya orang dalam yang tahu keadaan sebenarnya. Barangkali pengamatannya tidak objektif; penilaiannya mungkin terlalu berlebiha…

Stories for Cherish

Berikut ini beberapa cerita yang saya tulis untuk Cherish dulu ketika saya masih bekerja di YPBB, Indovision. Ilustrasi-ilustrasi saya gunakan dari sejumlah referensi.


---
Kereta Api yang Bisa Berjalan Kaki

Pada suatu hari, saat sedang musim liburan, orang-orang pergi berlibur ke suatu tempat wisata. Sayangnya, tempat wisata itu jauh sekali dari daerah atau rumah mereka. Jadi, mereka tidak bisa hanya berjalan kaki menuju ke sana, tetapi dengan alat transportasi. Nah, karena pada zaman dulu belum ada pesawat terbang atau kapal laut dan mobil, orang-orang pergi berlibur ke tempat wisata yang jauh naik kereta api.
Orang-orang mulai berdesak-desakan naik kereta api. Kereta api pun mulai berangkat dan melaju di atas rel besi. Dulu, kereta api masih memakai bahan bakar berupa batu bara dan mesin lokomotifnya berbunyi tut… tut… tut… tut… sambil mengepulkan asap yang banyak sekali.
Nah, karena di dalam kereta api tidak ada kipas angin, apalagi AC (air conditioner), orang-orang merasa kepanasan! Ha…

Tulisan campuran

(Beberapa campuran tulisan lama saya. Jangan throw up, ya, membacanya, apalagi juga kalau ada kesalahan grammar, juga kebanyakan kutipan karena masih tulisan lama.)

***