Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2012

A Language In Difficult Situations

Pada 27 Maret 2012 lalu, waktu saya ikut kursus bahasa Inggris―ya, saya masih perlu ikut pelatihan semacam ini―di kantor, saya memperoleh suatu pengetahuan yang bisa dibilang baru, ya. Apa itu? Bahwa saat kita tak bisa mengontrol emosi kita, maka kata-kata akan menyembur keluar dari mulut kita. Bukan hanya itu. Di kala kita mengalami situasi-situasi sulit, kita akan berbahasa (berbicara atau berkata-kata) dalam bahasa yang kita kuasai. Amat sukar bagi kita untuk memikirkan bahasa lain.
Bahasa apakah yang kita kuasai saat-saat seperti itu—geram, gundah, getir, atau galau, dan lain-lain?
Mungkin bahasa Inggris.
Atau bahasa Jepang mungkin?
Tentu bahasa Indonesia.
Atau bisa jadi bahasa Rusia, atau Jerman, atau Perancis dengan segala keindahannya.
Atau glosolalia.

I think that we should try to keep the possibilities of language and the richness of language alive. We should avoid cliché or expressions which are shallow. I think that if people lose the ability to use language in a subtle way, then…