February 7, 2012

When was my first love with Twitter

Saya menggunakan akun jasa Twitter pertama kali pada 7 April 2009. Saya lupa apa twit mula-mula saya, Twitter pun belum bisa menginfo “kicauan” nomor satu saya. Awalnya, seingat saya, saya acap kali meng-twit updates berupa tulisan-tulisan singkat, tuangan pikiran-pikiran saya. Saya juga mulanya memakai Twitter untuk mencari atau terkoneksi dengan penulis-penulis idola saya. Itulah ‘prioritas’ awal saya tertarik Twitter. 

Lambat laun, tujuan utama itu beralih. Pindah, berganti menjadi menggunakan Twitter untuk meng-twit kutipan-kutipan orang lain. Berharap akan banyak memikat followers baru, hal ini pun, mempunyai banyak followers baru, menjadi motif tambahan. Kadang juga updates-nya tidak keruan, asal-asalan. Seolah-olah tak akan disimak, padahal tiap tulisan kita diperhatikan.

Sudah sekitar 1.036 hari penggunaan Twitter sejak tanggal di paragraf pertama di atas. Sebenarnya, saya ingin kembali ke prioritas mula-mula, yaitu untuk menuangkan pikiran-pikiran saya. Senang sekali dulu, ketika baru bisa menuliskan kata-kata di atas kertas, di dalam buku, dan di sisi dinding-dinding kamar indekos, akhirnya fasilitas Twitter muncul untuk mengekspresikan diri dan pemikiran-pemikiran. Nah, namun sebaiknya kembali pada awal mula, motivasi kita menggunakannya.

9 Things You Need to Write A Novel

The first thing you need to write a novel is… Time . The second thing you need to write a novel is… More Time . And the third thin...